Ary Adiati adalah mahasiswa semester sembilan (9) jurusan Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang. Gadis manis berkerudung alumni SMAN 3 Semarang tersebut memenangkan ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Periode 2009 di Tingkat Universitas. Dalam seleksi tersebut, ada 4 kriteria utama yang harus dipenuhi, yakni penulisan paper, kepribadian, intra dan ekstrakulikuler serta kemampuan berbahasa inggris.
Selain terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi, Ary juga menjadi salah satu delegasi Undip untuk mengikuti Harvard National Model United Nation (HNMUN) di Boston, USA. Acara ini diadakan tanggal 11-14 Februari 2010 kemarin dan merupakan acara pertama yang diselenggarakan International Office Undip, yang beranggotakan staff bidang 4 rektorat dan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Untuk menjadi delegasi Undip dalam acara ini pun, Ary harus melewati proses seleksi yang cukup ketat karena tim seleksinya terdiri dari dosen- dosen berkompeten dan beberapa staff bidang IV. Seleksi dilakukan dengan pengumpulan CV dan wawancara. Ary juga menceritakan bahwa di Boston, ia beserta 14 orang delegasi lainnya mengikuti suatu simulasi sidang PBB. Mereka dibagi ke dalam beberapa komite dan di dalam komite tersebut mereka berdebat, berdiskusi dan mencari solusi dari berbagai isu internasional bersama dengan delegasi- delegasi lain dari seluruh dunia.
Bagi Ary, menghadiri MUN untuk pertama kalinya merupakan pengalaman yang sangat berharga. Di sana ia dapat mengenal dan berdiskusi dengan orang dari seluruh dunia. Dengan begitu ia dapat memahami perbedaan pengalaman dan antusiasme yang mengakibatkan ada beberapa orang yang hanya bisa duduk diam dalam konferensi, namun ada pula yang sangat berkontribusi dalam tercapainya resolusi. Ary juga memahami benar bahwa kemampuan bernegosiasi sangat penting dalam melakukan hubungan diplomasi atau hubungan apapun, terutama yang bersifat kerjasama dan ini memicunya untuk terus meningkatkan kualitas diri hingga dapat setara dengan mereka yang benar- benar mahir dalam melakukan bargaining/negosiasi.
Mahasiswi yang juga pernah menjuarai Essay Competition yang diselenggarakan oleh Indonesia International WorkCamp (IIWC) dan aktif dalam Undip Debating Forum (suatu komunitas debat bahasa inggris di universitas) ini, juga berbagi tips untuk pelajar- pelajar lain di Indonesia agar jangan pernah takut untuk menunjukkan kemampuan diri sendiri dan tetap melakukan yang terbaik, baik di lingkungan fakultas, universitas, nasional, bahkan internasional.
Oleh: Santika
Sabtu, 08 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar