Beberapa waktu lalu saya terlibat sebuah perbincangan menarik (menurut saya) dengan salah seorang teman. Yang kami perbincangkan disitu awalnya hanya sekedar hal- hal sepele mengenai "dunia cewek" sampai kami membahas sebuah studi kasus yang (menurut saya dan dia) cukup menarik untuk dianalisis.
begini kasusnya:
sering kami temui dalam lingkungan sehari- hari cewek yang menurut kami selalu up to date, baik dalam hal fashion, buku, film terbaru, dan semua hal yang berkaitan dengan gaya hidup atau lifestyle. Dalam hal berpakaian aja misalnya, cewek- cewek ini senantiasa tampil gaya dimanapun dan dalam kondisi apa pun! hehehe.
Terdengar agak "berlebihan" memang, tapi saya dan beberapa teman saya yang lain sering memberikan komentar iseng kalau sekarang kampus sudah berubah jadi kayak mal atau kafe, dimana manusia2 yang lalu lalang di dalamnya begitu fashionable nya sekalipun cuma buat urusan "menuntut ilmu". Kampus sudah terasa seperti "majalah berjalan" dimana banyak sekali kaum hawa berpakaian dengan sebuah mainstream fashion yang sama yang bisa jadi mereka "pelajari" dari majalah.
Memang sih, urusan berpakaian adalah HAK asasi setiap orang, namun nggak jarang juga kami menemukan mahasiswa yang "kebablasan" dalam hal berbusana ke kampus. Kebablasan di sini adalah dalam arti pakaian- pakaian yang "agak" tidak layak digunakan untuk ke kampus tapi toh dipakai juga dengan segenap rasa percaya dirinya. yap! kampus sekarang sudah seperti sebuah ajang Fashion show,, hehehe..
Tapi bukan itu yang ingin saya analisis di sini. pertanyaan utama yang membuat saya "tergelitik" untuk menganalisisnya adalah benarkah cewek2 tersebut "biasanya" merupakan anggota sebuah "sisterhood" atau bahasa awamnya adalah "geng cewek". Karena seperti yang kita tahu, cewek itu adalah makhluk "kompetitif" terhadap sesama jenisnya. Maksudnya di sini adalah, seperti apa seorang cewek berbusana, berdandan dan berpenampilan biasanya sedikit banyak- entah dipengaruhi, dimotivasi atau diinspirasi- oleh teman- teman pergaulannya. menurut hasil pengamatan saya yang disetujui oleh beberapa teman saya pula, kebanyakan perempuan berdandan bukan untuk dilihat oleh lawan jenisnya (laki- laki), tapi cenderung lebihuntuk "bersaing" dengan teman sesama jenisnya. Dan menurut hasil pengamatan saya pula, cewek2 yang begitu fashionable nya dimanapun dan kapanpun tersebut melakukan suatu "persaingan" dengan teman- teman sesama geng nya entah itu disadari atau tidak disadari. Tapi selama persaingan itu sehat, menurut saya bukan menjadi suatu masalah besar. Yang menjadi masalah adalah bila masing- masing "diam-diam" sudah merasa iri satu sama lain dalam konteks yang tidak sehat. sehingga kalian pastinya tahu apa yang terjadi bila sekelompok cewek yang tergabung dalam satu kelompok (diam- diam) sudah merasa saling iri dan dengki.
jadi, kamu sekalian boleh setuju atau tidak setuju dengan hasil analisis saya ya... karena ini hanya sekedar analisis dari saya yang punya hobi mengamati. hehehehe..
-tulisan ini tidak bermaksud untuk menyindir seseorang atau kelompok tertentu, tapi berdasarkan hasil pengamatan dari berbagai "fenomena" yang terjadi saat ini..- :)
begini kasusnya:
sering kami temui dalam lingkungan sehari- hari cewek yang menurut kami selalu up to date, baik dalam hal fashion, buku, film terbaru, dan semua hal yang berkaitan dengan gaya hidup atau lifestyle. Dalam hal berpakaian aja misalnya, cewek- cewek ini senantiasa tampil gaya dimanapun dan dalam kondisi apa pun! hehehe.
Terdengar agak "berlebihan" memang, tapi saya dan beberapa teman saya yang lain sering memberikan komentar iseng kalau sekarang kampus sudah berubah jadi kayak mal atau kafe, dimana manusia2 yang lalu lalang di dalamnya begitu fashionable nya sekalipun cuma buat urusan "menuntut ilmu". Kampus sudah terasa seperti "majalah berjalan" dimana banyak sekali kaum hawa berpakaian dengan sebuah mainstream fashion yang sama yang bisa jadi mereka "pelajari" dari majalah.
Memang sih, urusan berpakaian adalah HAK asasi setiap orang, namun nggak jarang juga kami menemukan mahasiswa yang "kebablasan" dalam hal berbusana ke kampus. Kebablasan di sini adalah dalam arti pakaian- pakaian yang "agak" tidak layak digunakan untuk ke kampus tapi toh dipakai juga dengan segenap rasa percaya dirinya. yap! kampus sekarang sudah seperti sebuah ajang Fashion show,, hehehe..
Tapi bukan itu yang ingin saya analisis di sini. pertanyaan utama yang membuat saya "tergelitik" untuk menganalisisnya adalah benarkah cewek2 tersebut "biasanya" merupakan anggota sebuah "sisterhood" atau bahasa awamnya adalah "geng cewek". Karena seperti yang kita tahu, cewek itu adalah makhluk "kompetitif" terhadap sesama jenisnya. Maksudnya di sini adalah, seperti apa seorang cewek berbusana, berdandan dan berpenampilan biasanya sedikit banyak- entah dipengaruhi, dimotivasi atau diinspirasi- oleh teman- teman pergaulannya. menurut hasil pengamatan saya yang disetujui oleh beberapa teman saya pula, kebanyakan perempuan berdandan bukan untuk dilihat oleh lawan jenisnya (laki- laki), tapi cenderung lebihuntuk "bersaing" dengan teman sesama jenisnya. Dan menurut hasil pengamatan saya pula, cewek2 yang begitu fashionable nya dimanapun dan kapanpun tersebut melakukan suatu "persaingan" dengan teman- teman sesama geng nya entah itu disadari atau tidak disadari. Tapi selama persaingan itu sehat, menurut saya bukan menjadi suatu masalah besar. Yang menjadi masalah adalah bila masing- masing "diam-diam" sudah merasa iri satu sama lain dalam konteks yang tidak sehat. sehingga kalian pastinya tahu apa yang terjadi bila sekelompok cewek yang tergabung dalam satu kelompok (diam- diam) sudah merasa saling iri dan dengki.
jadi, kamu sekalian boleh setuju atau tidak setuju dengan hasil analisis saya ya... karena ini hanya sekedar analisis dari saya yang punya hobi mengamati. hehehehe..
-tulisan ini tidak bermaksud untuk menyindir seseorang atau kelompok tertentu, tapi berdasarkan hasil pengamatan dari berbagai "fenomena" yang terjadi saat ini..- :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar